Tiap pria dipastikan pernah mengalami ejakulasi dini. Jika hal ini terjadi sesekali, tidak perlu dikhawatirkan. Namun Anda disarankan menemui dokter jika 50 persen hubungan seksual yang pernah Anda lakukan berakhir dengan ejakulasi dini.

Ejakulasi dini adalah suatu kondisi ketika seorang pria ejakulasi atau mengeluarkan sperma terlalu cepat saat melakukan hubungan seksual. Kondisi ini dapat mengakibatkan tidak tercapainya klimaks atau kepuasan seksual pada pasangan atau pada pria itu sendiri.

Penyebab Ejakulasi dini

Faktor Penyebab Ejakulasi dini


Secara umum ejakulasi dini disebabkan oleh 2 faktor, yaitu faktor psikologis dan gangguan fisik. 

Salah satu penyebab ejakulasi dini oleh faktor psikologis yaitu berupa:
  • Stres.
  • Depresi.
  • Rasa cemas tidak bisa memuaskan pasangan.
  • Pengalaman traumatis seksual sejak kecil.
  • Sering melakukan onani ketika remaja.

Sedangkan beberapa faktor penyebab ejakulasi dini secara fisik yaitu:
  • Gangguan hormon tiroid.
  • Gangguan prostat.
  • Gangguan refleks pada sistem yang mengatur ejakulasi.
  • Radang atau infeksi saluran kemih atau prostat.
  • Gangguan zat kimia di otak.
  • Gangguan hormon.
  • Kerusakan saraf akibat cedera atau operasi.
  • Efek samping obat terlarang, merokok, dan minuman beralkohol.

Keturunan juga merupakan salah satu faktor risiko dari ejakulasi dini. Artinya, seseorang memiliki risiko lebih tinggi mengalami ejakulasi dini jika di dalam keluarganya ada yang memiliki kondisi sama.

Cara Mengatasi Ejakulasi dini


Bagi Anda yang mengalami ejakulasi dini, sebaiknya tidak perlu terlalu stres karena Ejakulasi dini bisa disembuhkan. Ada beberapa cara untuk mengatasi ejakulasi dini, mulai dengan penanganan secara mandiri dan menggunakan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Selain itu Anda juga bisa melakukan konseling ke psikiater bersama pasangan.

Penanganan Mandiri Mengatasi Ejakulasi dini

Penanganan mandiri merupakan cara yang bisa dilakukan sendiri sebelum pergi ke dokter. Dengan melakukan beberapa teknik relaksasi atau teknik untuk mengalihkan perhatian, ejakulasi dini bisa ditangani. Di antaranya adalah melalui cara-cara berikut ini:
  • Cobalah untuk melakukan posisi hubungan seksual dengan pasangan. Tujuannya adalah agar pasangan dapat dengan mudah menarik penis ketika Anda mulai mendekati ejakulasi. Setelah rasa ingin ejakulasi telah hilang, penetrasi bisa kembali dilanjutkan.
  • Untuk menahan ejakulasi, lakukan teknis bernapas dalam-dalam dan beristirahat sebentar di sela-sela penetrasi. Saat beristirahat, alihkan pikiran ke hal-hal lain agar keinginan untuk ejakulasi menurun.
  • Bagi Anda yang memiliki penis yang sangat sensitif, penggunaan kondom tebal dapat membantu menurunkan sensasi untuk ejakulasi.
  • Cobalah untuk menghilangkan kebiasaan merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol.

Penangnan Ejakulasi dengan Obat-obatan

Awalnya Dokter akan mencari tahu penyebab ejakulasi dini dengan memeriksa riwayat kesehatan pasien, termasuk kondisi psikologisnya. Jika tidak ditemukan masalah dari sisi psikologis pasien maka dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan darah dan tes urine.

Setelah diagnosa selesai, dokter akan meresepkan obat yang tepat untuk mengatasi keluhan yang Anda alami. Salah satu golongan obat untuk mengatasi ejakulasi dini adalah selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI), yang merupakan obat antidepresan. Jenis SSRI yang dapat digunakan dalam penanganan ejakulasi dini adalah fluoxetine, sertraline, dan paroxetine. 

Alternatif Mengatasi Ejakulasi dini

Selain menggunakan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter, terdapat juga obat herbal dari De Nature yang terbuat dari bahan alami. Dimana beberapa kandungan obatnya telah terbukti aman dan efektif sebagai obat pendamping terapi ejakulasi dini.

PROMO TERBATAS

DAPATKAN SEKARANG JUGA..!!!

Rp. 175.000 "Rp. 150.000"

Obat Ceng Plus Solusi Atasi Ejakulasi dini

Sekedar informasi untuk kenyamanan konsumen, bahwa produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:
  • Punya ijin resmi perusahaan dari kementrian kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas produk
  • Sertifikat halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Sertifikat ISO, dimana mutu dan kualitas produk sudah berstandar international
  • Apoteker yang berpengalaman
  • Sudah melewati proses sortir bahan baku, guna menjaga mutu produk
  • Proses produksi sesuai alur CPOTB (cara pembuatan obat tradisional yang baik dan benar)

Cara Pemesanan

Nama Penerima # Alamat Lengkap # No. Tlp # Obat Yang Dipesan # Tujuan Pembayaran (BCA/BRI)

Nomor Rekening De Nature

Konsultasi dan Pemesanan Hubungi Kami

Layanan Konsumen De Nature

Customer Service Kami Akan Memandu Anda Untuk Proses Selanjutnya!