Sipilis atau Raja Singa merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bateri Treponema pallidum. Bakteri ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka kecil, lecet, ruam pada kulit, atau melalui selaput lendir, yaitu jaringan dalam mulut atau kelamin.

Sipilis lebih banyak menular ketika berhubungan seksual dengan penderita. Selain hubungan seksual, penyebaran bisa terjadi melalui kontak fisik dengan luka yang ada pada penderita atau menular dari ibu ke janin saat kehamilan dan persalinan. Melihat penularannya, sipilis rentan tertular pada seseorang yang sering bergonta-ganti pasangan seksual.

Dibawah ini kiat-kiat penanganan mandiri untuk mengatasi penyakit sipilis yang perlu Anda perhatikan, yaitu:
  1. Kenali Tanda Penyakit Sipilis
  2. Dapatkan Pengobatan
  3. Beritahu Pasangan
  4. Lakukan Pencegahan Agar Sipilis Tidak Berulang

Tanpa penanganan yang cepat dan tepat, sipilis dapat merusak organ otak, jantung, dan beberapa organ lain. Pada wanita hamil, infeksi juga berbahaya karena dapat menyebabkan kondisi janin tidak normal, bahkan kematian pada bayi. Oleh karena itu, semakin dini sipilis di diagnosis dan diobati, semakin mudah sipilis disembuhkan.

Penanganan Mandiri Untuk Mengatasi Sipilis

Kenali Tanda Penyakit Sipilis

Gejala sipilis berkembang sesuai dengan tahapan yang dialami. Seringkali luka pada area kelamin yang menjadi tanda gejala sipilis tidak terlihat dan tidak terasa sakit, sehingga tidak di sadari oleh penderita. Bahkan pada tahapan tertentu, gejala sipilis sudah tidak lagi terlihat. Namun gejala diatas masih tetap bisa menularkannya kepada orang lain.

Berikut ini tahapan gejala sipilis berdasarkan perkembangan penyakitnya:

Sipilis Primer

Gejala muncul antara 10 hingga 90 hari setelah terpapar bakteri penyebab sipilis. Awalnya, gejala yang muncul berupa luka kecil pada kulit (chancre) yang tidak terasa sakit. Luka ini timbul pada lokasi bakteri masuk ke dalam tubuh, biasanya di area sekitar kelamin.

Selain di area kelamin, luka juga dapat muncul di area mulut atau dubur. Tidak hanya muncul di bagian luar, luka akibat sipilis ini juga bisa muncul di bagian dalam vagina, dubur, atau mulut sehingga tidak terlihat. Karena luka tersebut bisa tidak menimbulkan rasa sakit, penderita bisa tidak menyadari jika sedang menderita sipilis.

Luka ini dapat menghilang dalam waktu 3 hingga 6 minggu, namun hal tersebut bukan berarti penderita telah pulih. Bila tidak diobati, kondisi ini justru menandakan infeksi telah berkembang dari primer menjadi sekunder.

Pada tahap ini, di area selangkangan juga dapat muncul benjolan yang menandakan pembengkakan kelenjar getah bening, sebagai reaksi dari pertahanan tubuh.

Sipilis Sekunder

Beberapa minggu setelah luka menghilang, gejala sipilis sekunder berbentuk ruam bisa muncul di bagian tubuh mana pun, terutama di telapak tangan dan kaki. Ruam tersebut dapat disertai kutil pada area kelamin atau mulut, namun tidak menimbulkan rasa gatal.

Biasanya ruam yang muncul berwarna merah atau merah kecoklatan dan terasa kasar, tapi ruam tersebut sering terlihat samar sehingga penderita tidak menyadarinya.

Selain timbul ruam, gejala sipilis tahap sekunder juga dapat disertai gejala lain, seperti demam, lemas, nyeri otot, sakit tenggorokan, pusing, pembengkakan kelenjar getah bening, rambut rontok, serta penurunan berat badan.

Ruam pada tahap ini juga akan menghilang meski penderita tidak menjalani pengobatan. Namun gejala dapat muncul berulang kali setelahnya. Tanpa pengobatan yang tepat, infeksi dapat berlanjut ke tahap laten atau tahap tersier.

Sipilis Laten

Sipilis pada tahap ini, bakteri tetap ada, namun sipilis tidak menimbulkan gejala apa pun selama bertahun-tahun. Selama 12 bulan pertama tahap sipilis laten, infeksi masih bisa ditularkan. Setelah dua tahun, infeksi masih ada di dalam tubuh, namun tidak bisa ditularkan kepada orang lain lagi.

Jika tidak diobati, infeksi ini dapat berkembang menjadi tahap tersier yang merupakan tahap sipilis paling berbahaya.

Sipilis Tersier

Infeksi pada tahap ini dapat muncul antara 10 hingga 30 tahun setelah terjadinya infeksi pertama. Sipilis pada tahap tersier ditunjukkan dengan kerusakan organ permanen, sehingga bisa berakibat fatal bagi penderitanya.

Pada tahap ini, sipilis bisa sangat berbahaya dan bahkan menyebabkan kematian. Sipilis tersier bisa berdampak pada mata, otak, jantung, pembuluh darah, hati, tulang, dan sendi-sendi. Akibatnya, penderita bisa mengalami kebutaan, stroke, atau penyakit jantung.


Segera Dapatkan Pengobatan

Setelah Anda mengenali tahap gejala sipilis yang Anda alami, segera dapatkan pengobatan yang tepat. Jika Anda masih ragu, apakah Anda benar-benar menderita sipilis atau tidak. Anda bisa memeriksakan diri ke dokter untuk melakukan beberapa tes sipilis, yaitu berupa tes darah dan pengambilan cairan luka. Tes darah untuk mengetahui adanya antibodi untuk melawan infeksi, sementara pemeriksaan cairan luka guna mengetahui keberadaan bakteri penyebab sipilis.

Umumnya pengobatan utama sipilis yaitu dengan antibiotik berupa penyuntikan penisilin. Namun jika penderita memiliki alergi terhadap penisilin, maka antibiotik yang dapat diberikan adalah doxycycline, azithromycin, tetracycline, dan ceftriaxone.

Selain itu Anda juga bisa mencari obat sipilis di apotik terdekat, sebagai alternatif pengobatan sipilis kedua yang bisa Anda lakukan. Untuk mendapatkan obat antibiotik sipilis yang sesuai di apotek, Anda bisa mengkonsultasikan langsung dengan apoteker. 

Sebagai alternatif ketiga, Anda juga bisa menggunakan obat herbal gang jie dan gho siah dari de nature indonesia. Dimana beberapa kandungan obatnya terbuat dari bahan alami 100%, yang dikemas secara moderen dalam bentuk kapsul. Lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh, karena sudah teruji secara klinis dan terdaftar di BPOM, MUI.

Selama pengobatan berlangsung, penderita tidak diperbolehkan untuk melakukan hubungan seksual hingga dinyatakan sembuh.

Beritahu Pasangan

Setelah Anda dipastikan menderita penyakit sipilis, penting bagi Anda untuk memberitahu pasangan guna melakukan pemeriksaan sedini mungkin. Sehingga jika pasangan Anda juga trinfeksi, bisa mendapat penanganan dan pengobatan yang tepat. Semakin dini sipilis di diagnosis dan diobati, semakin mudah sipilis disembuhkan.

Lakukan Pencegahan Agar Sipilis Tidak Berulang

Setelah pengobatan, penderita tetap diminta untuk menjalani tes darah secara berkala guna memastikan bahwa infeksi telah sembuh total. Penderita juga harus tetap waspada karena masih bisa terinfeksi sipilis kembali, meski sudah diobati dan dinyatakan sembuh.

Maka dari itu langkah pencegahan penting diterapkan dalam kesehatan seksual Anda, guna menurunkan resiko terinfeksi sipilis kembali. Dibawah ini beberapa langkah pencegahan yang bisa Anda lalakukan, yaitu:

Setia pada satu pasangan merupakan cara paling ampuh untuk mencegah penularan penyakit sipilis, yang menyebar lewat hubungan seksual. Selain itu, menggunakan kondom saat berhubungan seksual juga merupakan langkah pencegahan penularan sipilis.

Selain melakukan hubungan seksual dengan aman, sipilis atau raja singa juga bisa dicegah dengan membatasi konsumsi alkohol dan NAPZA. Sebab, alkohol dan NAPZA dapat menurunkan kesadaran dan melemahkan akal sehat seseorang, sehingga risiko untuk melakukan berhubungan seksual dengan cara yang tidak aman akan meningkat.

Yang terakhir, penting bagi ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya secara rutin. Saat pemeriksaan rutin kehamilan, dokter kandungan akan melakukan skrining penyakit sipilis, biasanya saat trimester pertama kehamilan dan trimester akhir kehamilan.

Skrining sipilis juga perlu dilakukan secara rutin pada kelompok yang memiliki risiko tinggi lainnya, seperti pada kelompok lelaki seks lelaki (LSL) atau pekerja seks komersial. Pemeriksaan pada kelompok risiko tinggi ini sebaiknya dilakukan setiap 3 bulan sekali.

Pesan Sekarang ! Harga Normal 320.000

Obat Sipilis dan Gonore De Nature

Khasiat dan Kegunaan:
  • Membantu mengobati sipilis, gonore dan isk
  • Melancarkan air seni
  • Memperbaiki jaringan sel diuretik
  • Sebagai antibakteri, dan
  • Sebagai antibiotik alami

Sekedar informasi untuk kenyamanan konsumen, bahwa produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:
  • Punya ijin resmi perusahaan dari kementrian kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas produk
  • Sertifikat halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Sertifikat ISO, dimana mutu dan kualitas produk sudah berstandar international
  • Apoteker yang berpengalaman
  • Sudah melewati proses sortir bahan baku, guna menjaga mutu produk
  • Proses produksi sesuai alur CPOTB (cara pembuatan obat tradisional yang baik dan benar)

Real Testimonial

Testimoni Obat Sipilis De Nature
Testimoni Obat Gonore De Nature
Testimoni Obat Gang Jie Gho Siah De Nature

Cara Pemesanan

Nama Penerima # Alamat Lengkap # No. Tlp # Obat Yang Dipesan # Tujuan Pembayaran (BCA/BRI)

Nomor Rekening De Nature

Konsultasi dan Pemesanan Hubungi Kami

Layanan Konsumen De Nature

Custimer Service Kami Akan Memandu Anda Untuk Proses Selanjutnya!