Sipilis merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bateri Treponema pallidum. Tanpa penanganan yang cepat dan tepat, sipilis dapat merusak organ tubuh dan gangguan kehamilan. Oleh karena itu, semakin dini diagnosis dan pengobatannya, semakin mudah sipilis disembuhkan.

Bahaya Penyakit Sipilis

Sipilis lebih banyak menular ketika berhubungan seksual dengan penderita. Selain hubungan seksual, penyebaran bisa terjadi melalui kontak fisik dengan luka yang ada di penderita atau menular dari ibu ke janin saat kehamilan dan persalinan.

Meski demikian, sipilis tidak bisa ditularkan melalui kontak dengan dudukan kloset, serta berbagi pemakaian baju atau peralatan makan dengan penderita. Penularan sipilis dapat terjadi saat penderita berada dalam tahap primer, sekunder, atau awal tahap laten.

Melihat cara penularannya, ada beberapa kondisi yang membuat seseorang berisiko tertular penyakit sipilis, yaitu:
  • Bergonta-ganti pasangan seksual
  • Berhubungan seksual tanpa kondom
  • Memiliki pasangan seksual penderita sipilis
  • Positif terinfeksi HIV

Kondisi ini tidak hanya berisiko pada seseorang yang melakukan hubungan seksual dengan lawan jenis, tetapi juga bagi orang-orang yang melakukan hubungan seksual dengan sesama jenis, misalnya kelompok lelaki seks lelaki (LSL) yang melakukan hubungan seksual secara oral atau anal.

Kenali Tanda Penyakit Sipilis

Gejala sipilis berkembang sesuai dengan tahapan yang dialami. Seringkali luka pada area kelamin yang menjadi tanda gejala sipilis tidak terlihat dan tidak terasa sakit, sehingga tidak di sadari oleh penderita. Bahkan pada tahapan tertentu, gejala sipilis sudah tidak lagi terlihat. Namun gejala diatas masih tetap bisa menularkannya kepada orang lain.

Berikut ini tahapan gejala sipilis berdasarkan perkembangan penyakitnya:

Sipilis Primer

Gejala muncul antara 10 hingga 90 hari setelah terpapar bakteri penyebab sipilis. Awalnya, gejala yang muncul berupa luka kecil pada kulit (chancre) yang tidak terasa sakit. Luka ini timbul pada lokasi bakteri masuk ke dalam tubuh, biasanya di area sekitar kelamin.

Selain di area kelamin, luka juga dapat muncul di area mulut atau dubur. Tidak hanya muncul di bagian luar, luka akibat sipilis ini juga bisa muncul di bagian dalam vagina, dubur, atau mulut sehingga tidak terlihat. Karena luka tersebut bisa tidak menimbulkan rasa sakit, penderita bisa tidak menyadari jika sedang menderita sipilis.

Luka ini dapat menghilang dalam waktu 3 hingga 6 minggu, namun hal tersebut bukan berarti penderita telah pulih. Bila tidak diobati, kondisi ini justru menandakan infeksi telah berkembang dari primer menjadi sekunder.

Sipilis Sekunder

Beberapa minggu setelah luka menghilang, gejala sipilis sekunder berbentuk ruam bisa muncul di bagian tubuh mana pun, terutama di telapak tangan dan kaki. Ruam tersebut dapat disertai kutil pada area kelamin atau mulut, namun tidak menimbulkan rasa gatal.

Selain timbul ruam, gejala sipilis tahap sekunder juga dapat disertai gejala lain, seperti demam, lemas, nyeri otot, sakit tenggorokan, pusing, pembengkakan kelenjar getah bening, rambut rontok, serta penurunan berat badan.

Ruam pada tahap ini juga akan menghilang meski penderita tidak menjalani pengobatan. Namun gejala dapat muncul berulang kali setelahnya. Tanpa pengobatan yang tepat, infeksi dapat berlanjut ke tahap laten atau tahap tersier.

Sipilis Laten

Sipilis pada tahap ini, bakteri tetap ada, namun sipilis tidak menimbulkan gejala apa pun selama bertahun-tahun. Selama 12 bulan pertama tahap sipilis laten, infeksi masih bisa ditularkan. Setelah dua tahun, infeksi masih ada di dalam tubuh, namun tidak bisa ditularkan kepada orang lain lagi.

Jika tidak diobati, infeksi ini dapat berkembang menjadi tahap tersier yang merupakan tahap sipilis paling berbahaya.

Sipilis Tersier

Infeksi pada tahap ini dapat muncul antara 10 hingga 30 tahun setelah terjadinya infeksi pertama. Sipilis pada tahap tersier ditunjukkan dengan kerusakan organ permanen, sehingga bisa berakibat fatal bagi penderitanya.


Secara umum, pengobatan utama sipilis adalah dengan suntikan antibiotik penisilin. Dosis penisilin berbeda-beda tiap penderita, tergantung kondisinya. Untuk mengatasi sipilis yang masih di tahap awal, penyuntikan penisilin cukup satu kali. Sedangkan pada sipilis tahap lanjut, diperlukan dosis tambahan sesuai petunjuk dokter.

Komplikasi Penyakit Sipilis

Komplikasi dapat timbul jika sipilis sudah memasuki tahap tersier. Komplikasi sipilis yang dapat terjadi antara lain:
  1. Benjolan kecil atau gumma. Kondisi ini bisa muncul di area kulit, tulang, hati, atau  organ lainnya.
  2. Infeksi HIV. Orang-orang yang menderita sipilis dan sering bergonti-ganti pasangan memiliki risiko terkena HIV dua kali lipat dari orang biasa.
  3. Gangguan saraf. Gangguan saraf yang dapat terjadi adalah impotensi, gangguan berkemih, gangguan pengelihatan, kehilangan pendengaran, stroke, atau meningitis.
  4. Gangguan jantung. Kelainan jantung yang dapat terjadi akibat sipilis adalah aneurisma aorta dan kerusakan katup jantung.
  5. Komplikasi kehamilan. Komplikasi yang dapat dialami ibu hamil antara lain keguguran, kematian janin dalam kandungan, atau kematian bayi beberapa saat setelah persaliinan.

Sipilis termasuk penyakit yang dapat disembuhkan, terutama jika cepat terdeteksi dan ditangani. Bila sipilis baru diobati saat sudah terjadi kerusakan organ, pengobatan sipilis tidak bisa memperbaiki kerusakan organ.

Selama pengobatan berlangsung, penderita tidak diperbolehkan untuk melakukan hubungan seksual hingga dinyatakan sembuh. Untuk mencegah penularan, beri tahu pasangan tentang kondisi yang dilami agar pasangan segera melakukan tes sipilis dan segera diobati.

Setelah pengobatan, penderita tetap diminta untuk menjalani tes darah secara berkala guna memastikan bahwa infeksi telah sembuh total. Penderita juga harus tetap waspada karena masih bisa terinfeksi sipilis kembali, meski sudah diobati dan dinyatakan sembuh.

Pesan Sekarang ! Harga Normal 320.000

Obat Sipilis dan Gonore De Nature

Khasiat dan Kegunaan:
  • Membantu mengobati sipilis, gonore dan isk
  • Melancarkan air seni
  • Memperbaiki jaringan sel diuretik
  • Sebagai antibakteri, dan
  • Sebagai antibiotik alami

Sekedar informasi untuk kenyamanan konsumen, bahwa produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:
  • Punya ijin resmi perusahaan dari kementrian kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas produk
  • Sertifikat halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Sertifikat ISO, dimana mutu dan kualitas produk sudah berstandar international
  • Apoteker yang berpengalaman
  • Sudah melewati proses sortir bahan baku, guna menjaga mutu produk
  • Proses produksi sesuai alur CPOTB (cara pembuatan obat tradisional yang baik dan benar)

Real Testimonial

Testimoni Obat Sipilis De Nature
Testimoni Obat Gonore De Nature
Testimoni Obat Gang Jie Gho Siah De Nature

Cara Pemesanan

Nama Penerima # Alamat Lengkap # No. Tlp # Obat Yang Dipesan # Tujuan Pembayaran (BCA/BRI)

Nomor Rekening De Nature

Konsultasi dan Pemesanan Hubungi Kami

Layanan Konsumen De Nature

Custimer Service Kami Akan Memandu Anda Untuk Proses Selanjutnya!