Sipilis atau sifilis merupakan salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Bakteri ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka kecil, lecet, ruam pada kulit, atau melalui selaput lendir, yaitu jaringan dalam mulut atau kelamin.

Sipilis lebih banyak menular ketika berhubungan seksual dengan penderita. Selain hubungan seksual, penyebaran bisa terjadi melalui kontak fisik dengan luka yang ada di penderita atau menular dari ibu ke janin saat kehamilan dan persalinan.

Tanpa penanganan yang cepat dan tepat, sipilis dapat merusak organ otak, jantung, dan beberapa organ lain. Pada wanita hamil, infeksi juga berbahaya karena dapat menyebabkan kondisi janin tidak normal, bahkan kematian bayi. Oleh karena itu, semakin dini diagnosis dan pengobatannya, semakin mudah sipilis disembuhkan.

Kenali 4 Tahapan Gejala Sipilis dan Pengobatan

Tahapan Penyakit Sipilis

Gejala sipilis berkembang sesuai dengan tahapan yang dialami. Seringkali luka pada area kelamin yang menjadi tanda gejala sipilis tidak terlihat dan tidak terasa sakit, sehingga tidak di sadari oleh penderita. Bahkan pada tahapan tertentu, gejala sipilis sudah tidak lagi terlihat. Namun gejala diatas masih tetap bisa menularkannya kepada orang lain.

Berikut ini tahapan gejala sipilis berdasarkan perkembangan penyakitnya:

Sipilis Tahap Primer

Gejala muncul antara 10 hingga 90 hari setelah terpapar bakteri penyebab sipilis. Awalnya, gejala yang muncul berupa luka kecil pada kulit (chancre) yang tidak terasa sakit. Luka ini timbul pada lokasi bakteri masuk ke dalam tubuh, biasanya di area sekitar kelamin.

Selain di area kelamin, luka juga dapat muncul di area mulut atau dubur. Tidak hanya muncul di bagian luar, luka akibat sipilis ini juga bisa muncul di bagian dalam vagina, dubur, atau mulut sehingga tidak terlihat. Karena luka tersebut bisa tidak menimbulkan rasa sakit, penderita bisa tidak menyadari jika sedang menderita sipilis.

Luka ini dapat menghilang dalam waktu 3 hingga 6 minggu, namun hal tersebut bukan berarti penderita telah pulih. Bila tidak diobati, kondisi ini justru menandakan infeksi telah berkembang dari primer menjadi sekunder.

Pada tahap ini, di area selangkangan juga dapat muncul benjolan yang menandakan pembengkakan kelenjar getah bening, sebagai reaksi dari pertahanan tubuh.

Sipilis Tahap Sekunder

Beberapa minggu setelah luka menghilang, gejala sipilis sekunder berbentuk ruam bisa muncul di bagian tubuh mana pun, terutama di telapak tangan dan kaki. Ruam tersebut dapat disertai kutil pada area kelamin atau mulut, namun tidak menimbulkan rasa gatal.

Biasanya ruam yang muncul berwarna merah atau merah kecoklatan dan terasa kasar, tapi ruam tersebut sering terlihat samar sehingga penderita tidak menyadarinya.

Selain timbul ruam, gejala sipilis tahap sekunder juga dapat disertai gejala lain, seperti demam, lemas, nyeri otot, sakit tenggorokan, pusing, pembengkakan kelenjar getah bening, rambut rontok, serta penurunan berat badan.

Ruam pada tahap ini juga akan menghilang meski penderita tidak menjalani pengobatan. Namun gejala dapat muncul berulang kali setelahnya. Tanpa pengobatan yang tepat, infeksi dapat berlanjut ke tahap laten atau tahap tersier.

Sipilis Tahap Laten

Sipilis pada tahap ini, bakteri tetap ada, namun sipilis tidak menimbulkan gejala apa pun selama bertahun-tahun. Selama 12 bulan pertama tahap sipilis laten, infeksi masih bisa ditularkan. Setelah dua tahun, infeksi masih ada di dalam tubuh, namun tidak bisa ditularkan kepada orang lain lagi.

Jika tidak diobati, infeksi ini dapat berkembang menjadi tahap tersier yang merupakan tahap sipilis paling berbahaya.

Sipilis Tahap Tersier

Infeksi pada tahap ini dapat muncul antara 10 hingga 30 tahun setelah terjadinya infeksi pertama. Sipilis pada tahap tersier ditunjukkan dengan kerusakan organ permanen, sehingga bisa berakibat fatal bagi penderitanya.

Pada tahap ini, sipilis bisa sangat berbahaya dan bahkan menyebabkan kematian. Sipilis tersier bisa berdampak pada mata, otak, jantung, pembuluh darah, hati, tulang, dan sendi-sendi. Akibatnya, penderita bisa mengalami kebutaan, stroke, atau penyakit jantung.

Pengobatan Penyakit Sipilis

Pengobatan siplis atau raja singa ini akan lebih efektif jika dilakukan ketika pada tahap awal, yaitu bisa dengan obat Antibiotik dan obat herbal dari De Nature. Selama masa pengobatan, penderita dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seks, sampai dokter memastikan infeksi sudah sembuh.

Obat Antibiotik Sipilis

Secara umum, pengobatan sipilis atau raja singa yaitu dengan suntikan antibiotik penisilin. Dosis penisilin berbeda-beda tiap penderita, tergantung kondisinya. Untuk mengatasi sipilis yang masih di tahap awal, penyuntikan penisilin cukup satu kali (dosis tunggal). Sedangkan pada sipilis tahap lanjut, diperlukan dosis tambahan sesuai petunjuk dokter.

Obat Antibiotik Untuk Mengobati Sipilis

Sipilis termasuk penyakit yang dapat disembuhkan, terutama jika cepat terdeteksi dan ditangani. Bila sipilis baru diobati saat sudah terjadi kerusakan organ, pengobatan sipilis tidak bisa memperbaiki kerusakan organ.

Antibiotik penisilin juga diberikan kepada ibu hamil yang mengalami sipilis dan bayi yang dilahirkan dari ibu yang menderita sipilis. Bagi penderita sipilis atau raja singa yang alergi terhadap penisilin, diskusikan kembali manfaat dan risiko penggunaan penisilin. Tanyakan kepada dokter kulit Anda, adakah pengganti obat penisilin.

Setelah disuntik antibiotik penisilin, beberapa penderita sipilis bisa merasakan reaksi Jarisch-Herxheimer. Reaksi ini dapat menimbulkan gejala berupa demam, sakit kepala, dan nyeri otot atau nyeri sendi. Reaksi ini bukan kondisi yang serius dan biasanya hanya berlangsung selama satu hari.

Selama pengobatan berlangsung, penderita tidak diperbolehkan untuk melakukan hubungan seksual hingga dinyatakan sembuh. Untuk mencegah penularan, beri tahu pasangan tentang kondisi yang dilami agar pasangan segera melakukan tes sipilis dan segera diobati.

Setelah pengobatan, penderita tetap diminta untuk menjalani tes darah secara berkala guna memastikan bahwa infeksi telah sembuh total. Penderita juga harus tetap waspada karena masih bisa terinfeksi sipilis kembali, meski sudah diobati dan dinyatakan sembuh.

Obat Herbal Sipilis

Selain menggunakan antibiotik, terdapat juga obat sipilis herbal dari de nature indonesia, yang terbuat dari bahan alami 100%, dikemas secara modern dalam bentuk kapsul. Dimana beberapa kandungan obatnya telah teruji aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

Obat Sipilis dan Gonore Herbal

Khasiat dan Kegunaan:
  • Membantu mengobati sipilis, gonore dan isk
  • Melancarkan air seni
  • Memperbaiki jaringan sel diuretik
  • Sebagai antibakteri, dan
  • Sebagai antibiotik alami

Sekedar informasi untuk kenyamanan konsumen, bahwa produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:
  • Punya ijin resmi perusahaan dari kementrian kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas produk
  • Sertifikat halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Sertifikat ISO, dimana mutu dan kualitas produk sudah berstandar international
  • Apoteker yang berpengalaman
  • Sudah melewati proses sortir bahan baku, guna menjaga mutu produk
  • Proses produksi sesuai alur CPOTB (cara pembuatan obat tradisional yang baik dan benar)

Real Testimonial

Testimoni Obat Sipilis De Nature
Testimoni Obat Gonore De Nature
Testimoni Obat Gang Jie Gho Siah De Nature

Cara Pemesanan

Nama Penerima # Alamat Lengkap # No. Tlp # Obat Yang Dipesan # Tujuan Pembayaran (BCA/BRI)

Nomor Rekening De Nature

Konsultasi dan Pemesanan Hubungi Kami

Layanan Konsumen De Nature

Custimer Service Kami Akan Memandu Anda Untuk Proses Selanjutnya!