Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penanganan Alami Sipilis Pada Wanita

Sipilis adalah penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum. Sama seperti penyakit kelamin menular lainnya, sipilis dapat menyebar melalui berbagai jenis kontak seksual.

Sipilis atau raja singa juga dapat menyebar dari ibu yang terinfeksi kepada janin dalam kandungannya atau pada bayi pada saat lahir. Sipilis bawaan dari ibu ke anak dapat meningkatkan risiko keguguran, bayi lahir mati, atau kematian bayi setelah beberapa hari kelahiran.

Sipilis Pada Wanita

Sipilis dapat dengan mudah diobati, terutama jika terdeteksi di tahap awal. Oleh karena itu, sangat penting untuk dapat menyadari gejala sipilis pada wanita sejak dini agar Anda bisa mendapatkan pertolongan secepat mungkin.

Gejala Sipilis Pada Wanita

Tanda gejala sipilis pada wanita tidak jauh berbeda dengan pria. Gejala sipilis berkembang sesuai dengan tahapan yang dialami. Seringkali luka pada area kelamin yang menjadi tanda gejala sipilis tidak terlihat dan tidak terasa sakit, sehingga tidak di sadari oleh penderita. Bahkan pada tahapan tertentu, gejala sipilis sudah tidak lagi terlihat. Namun gejala diatas masih tetap bisa menularkannya kepada orang lain.

Berikut ini tahapan gejala sipilis berdasarkan perkembangan penyakitnya:

Sipilis Tahap Primer

Gejala muncul antara 10 hingga 90 hari setelah terpapar bakteri penyebab sipilis. Awalnya, gejala yang muncul berupa luka kecil pada kulit (chancre) yang tidak terasa sakit. Luka ini timbul pada lokasi bakteri masuk ke dalam tubuh, biasanya di area sekitar kelamin.

Selain di area kelamin, luka juga dapat muncul di area mulut atau dubur. Tidak hanya muncul di bagian luar, luka akibat sipilis ini juga bisa muncul di bagian dalam vagina, dubur, atau mulut sehingga tidak terlihat. Karena luka tersebut bisa tidak menimbulkan rasa sakit, penderita bisa tidak menyadari jika sedang menderita sipilis.

Luka ini dapat menghilang dalam waktu 3 hingga 6 minggu, namun hal tersebut bukan berarti penderita telah pulih. Bila tidak diobati, kondisi ini justru menandakan infeksi telah berkembang dari primer menjadi sekunder.

Pada tahap ini, di area selangkangan juga dapat muncul benjolan yang menandakan pembengkakan kelenjar getah bening, sebagai reaksi dari pertahanan tubuh.

Sipilis Tahap Sekunder

Beberapa minggu setelah luka menghilang, gejala sipilis sekunder berbentuk ruam bisa muncul di bagian tubuh mana pun, terutama di telapak tangan dan kaki. Ruam tersebut dapat disertai kutil pada area kelamin atau mulut, namun tidak menimbulkan rasa gatal.

Biasanya ruam yang muncul berwarna merah atau merah kecoklatan dan terasa kasar, tapi ruam tersebut sering terlihat samar sehingga penderita tidak menyadarinya.

Selain timbul ruam, gejala sipilis tahap sekunder juga dapat disertai gejala lain, seperti demam, lemas, nyeri otot, sakit tenggorokan, pusing, pembengkakan kelenjar getah bening, rambut rontok, serta penurunan berat badan.

Ruam pada tahap ini juga akan menghilang meski penderita tidak menjalani pengobatan. Namun gejala dapat muncul berulang kali setelahnya. Tanpa pengobatan yang tepat, infeksi dapat berlanjut ke tahap laten atau tahap tersier.

Sipilis Tahap Laten

Sipilis pada tahap ini, bakteri tetap ada, namun sipilis tidak menimbulkan gejala apa pun selama bertahun-tahun. Selama 12 bulan pertama tahap sipilis laten, infeksi masih bisa ditularkan. Setelah dua tahun, infeksi masih ada di dalam tubuh, namun tidak bisa ditularkan kepada orang lain lagi.

Jika tidak diobati, infeksi ini dapat berkembang menjadi tahap tersier yang merupakan tahap sipilis paling berbahaya.

Sipilis Tahap Tersier

Infeksi pada tahap ini dapat muncul antara 10 hingga 30 tahun setelah terjadinya infeksi pertama. Sipilis pada tahap tersier ditunjukkan dengan kerusakan organ permanen, sehingga bisa berakibat fatal bagi penderitanya.

Pada tahap ini, sipilis bisa sangat berbahaya dan bahkan menyebabkan kematian. Sipilis tersier bisa berdampak pada mata, otak, jantung, pembuluh darah, hati, tulang, dan sendi-sendi. Akibatnya, penderita bisa mengalami kebutaan, stroke, atau penyakit jantung.

Penyebab Sipilis Pada Wanita

Sama halnya dengan pria, sipilis pada wanita disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum yang berbentuk spiral. Bakteri ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka kecil, lecet, ruam pada kulit, atau melalui selaput lendir, yaitu jaringan dalam mulut atau kelamin.

Sipilis lebih banyak menular ketika berhubungan seksual dengan penderita. Selain hubungan seksual, penyebaran bisa terjadi melalui kontak fisik dengan luka yang ada di penderita atau menular dari ibu ke janin saat kehamilan dan persalinan.

Meski demikian, sipilis tidak bisa ditularkan melalui kontak dengan dudukan kloset, serta berbagi pemakaian baju atau peralatan makan dengan penderita. Penularan sipilis dapat terjadi saat penderita berada dalam tahap primer, sekunder, atau awal tahap laten.

Melihat cara penularannya, ada beberapa kondisi yang membuat seseorang berisiko tertular penyakit sipilis, yaitu:
  • Bergonta-ganti pasangan seksual
  • Berhubungan seksual tanpa kondom
  • Memiliki pasangan seksual penderita sipilis
  • Positif terinfeksi HIV

Penanganan Alami Sipilis Pada Wanita

Pada umumnya sipilis diobati dengan Antibiotik. Selain menggunakan antibiotik, terdapat juga obat sipilis herbal yang dikenal lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

Dibawah ini kami rekomendasikan obat sipilis GANG JIE GHO SIAH dari denature indonesia. Terbuat dari bahan herbal pilihan yang sudah terdaftar di BPOM dan MUI. Dimana beberapa kandungan obatnya telah teruji secara klinis dan berkhasiat Ampuh membantu mengatasi sipilis.

OBAT GANG JIE GHO SIAH

Solusi Mengatasi Penyakit Sipilis

Obat Sipilis Gang Jie Gho Siah

Jual Obat Sipilis Gonore Gang Jie Gho Siah

Bisa COD (Bayar Ditempat)

"Pesan Sekarang Diskon 15 %"

Posting Komentar untuk "Penanganan Alami Sipilis Pada Wanita"