Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bisakah Wasir Stadium 4 Sembuh Tanpa Operasi

Operasi wasir, biasanya akan disarankan jika pengobatan dan penanganan lain telah dicoba dan tidak berhasil. Saat ini terdapat berbagai penanganan untuk membantu mengobati wasir, mulai dari yang masih ringan ataupun yang sudah parah sekalipun.

Wasir atau ambeien adalah kondisi dimana pembuluh darah pada anus dan rektum mengalami pembengkakan atau pembesaran. Penyakit ini bisa di alami oleh siapa saja, namun umumnya lebih sering menimbulkan keluhan pada usia 50 tahun atau lebih

Wasir Stadium 4

Ada dua jenis wasir, yaitu wasir internal dan eksternal. Pembuluh darah yang membengkak di dalam anus dan tidak terlihat dari luar disebut sebagai wasir internal. Sedangkan pembengkakan yang terjadi di luar anus dekat lubang anus, terasa lebih nyeri, serta tampak dari luar disebut wasir eksternal.

Penyebab wasir atau ambeien sebenarnya masih belum jelas. Namun diduga ada kaitan kuat dengan meningkatnya tekanan dalam aliran darah di dalam atau di sekitar anus. Tekanan inilah yang menyebabkan pembuluh darah pada anus membengkak dan mengalami peradangan.

Pada sebagian orang, wasir tidak menimbulkan gejela. Namun bagi orang lain, wasir dapat menimbulkan gejala seperti gatal panas pada anus, Bab berdarah, pembengkakan pada anus, dan ketidaknyamanan terutama saat duduk.

Tingkat Keparahan Wasir

Menurut Dr. Ari Fahrial Syam dari Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan, tingkat keparahan wasir dibagi menjadi 4 stadium.

Tingkat Keparahan Wasir

Stadium 1

Mulai terjadi pembesaran vena di anus. Ukurannya masih kecil sehingga biasanya belum menimbulkan gejala apapun. Baru bisa terdeteksi ketika diperiksa dengan endoskopi. Namun terkadang sudah mulai menimbulkan rasa tidak nyaman saat buang air besar (BAB).

Stadium 2

Pembesaran vena sudah mulai dapat teraba, bisa keluar dari anus saat Bab dan masuk kembali secara spontan setelah Bab, namun belum ada pendarahan. Terkadang terjadi infeksi yang mengakibatkan rasa panas dan gatal di anus. Kemungkinan rasa panas meningkat saat duduk terlalu lama dan saat BAB.

Stadium 3

Pembesaran vena lebih sering keluar dari anus, bahkan sudah tidak mampu dimasukan kembali secara spontan. Maka untuk memasukkannya diperlukan bantuan jari. Dapat menimbulkan rasa panas saat duduk terlalu lama ataupun saat BAB. Saat terjadi kontraksi, vena yang membesar bisa pecah dan menimbulkan pendarahan.

Stadium 4

Pembesaran vena sudah tidak dapat dimasukan kembali, meskipun dengan bantuan jari. Pendarahan terjadi semakin sering lantaran vena yang semakin membesar, sehingga mungkin dapat membuat penderitanya kekurangan darah atau penurunan hemoglobin (HB).

Ke empat stadium wasir tersebut membutuhkan perawatan dan pengobatan yang berbeda-beda, bicarakan dengan konsultan kami untuk mendapatkan pengobatan yang tepat tanpa operasi.

Baca juga:

Berbagai Penanganan Wasir Tanpa Operasi

Pada penderita wasir, dokter biasanya akan menyarankan untuk meningkatkan asupan serat dalam makanan, banyak minum air putih, melakukan olahraga secara teratur, dan tidak diperbolehkan untuk menunda buang air besar.

Selain itu untuk mengatasi wasir yang sudah parah, dokter akan merekomendasikan beberapa penanganan, umumnya seperti penyuntikan, pengikatan dan operasi.

Dibawah ini beberapa jenis penanganan wasir tanpa operasi yang bisa dijadikan rujukan untuk pengobatan wasir yang tepat bagi Anda, yaitu sebagai berikut:

1. Pengikatan atau Ligasi Wasir

Dokter akan menggunakan tali elastis untuk di ikatkan dengan kuat pada dasar wasir guna memotong aliran darah. Tanpa aliran darah, wasir akan terlepas setelah satu minggu.

Rasa tidak nyaman dan nyeri dapat muncul selama satu sampai dua hari pasca operasi. Obat pereda nyeri akan diberikan untuk mengatasi rasa sakit.

Wasir akan terlepas ketika buang air besar. Hal ini ditandai dengan munculnya lendir atau jaringan saat buang air besar, tujuh hari setelah ligasi.

Setelah tindakan pengikatan, darah yang muncul saat buang air besar merupakan hal yang normal. Namun jika darah yang keluar banyak dan tidak berhenti atau keluar gumpalan darah, dianjurkan untuk segera pergi ke rumah sakit terdekat.

2. Suntikan Skleroterapi

Skleroterapi bisa dilakukan sebagai pengganti prosedur pengikatan wasir. Pada proses skleroterapi, larutan kimia disuntikkan melalui pembuluh darah  di sekitar anus.

Suntikan ini akan menghilangkan rasa sakit dengan membuat ujung saraf menjadi mati rasa (kebas) serta membuat jaringan wasir mengeras, sehingga akhirnya membentuk sebuah luka. Usai menjalani prosedur ini, wasir akan mengecil atau menyusut dalam waktu sekitar satu setengah bulan.

Hindari olahraga berat setelah menjalani prosedur ini. Pasien yang telah menjalani skleroterapi akan merasakan nyeri untuk sementara waktu atau sedikit mengalami perdarahan, namun tetap diperbolehkan untuk melanjutkan aktivitas normal.

3. Koagulasi Inframerah

Koagulasi dengan inframerah terkadang juga dipakai untuk menangani wasir. Pada prosesnya, sebuah alat yang memancarkan sinar inframerah dipakai untuk membakar jaringan wasir. Langkah ini juga berfungsi untuk memotong aliran darah.

Selain inframerah, prosedur yang sama juga bisa dilakukan menggunakan arus listrik. Metode ini lebih dikenal dengan diatermi atau elektrokoagulasi.

4. Menggunakan Obat Herbal

Selain beberapa metode di atas, terdapat juga obat herbal sebagai alternatif pengobatan wasir yang dapat Anda coba. Salah satu obat wasir herbal yang kami rekomendasikan yaitu obat Ambejoss dari de nature indonesia.

Obat Wasir Ambejoss

Obat herbal Ambejoss mengandung ekstrak daun ungu dan bahan aktif lain di dalamnya. Dimana beberapa kandungan obatnya telah teruji secara klinis dan terbukti dapat membantu mengobati wasir tanpa operasi.

Posting Komentar untuk "Bisakah Wasir Stadium 4 Sembuh Tanpa Operasi"