Pentingnya Vaksin HPV


Vaksinasi biasanya diberikan di awal dimana seseorang belum terinfeksi HPV yang dapat menyebabkan kutil kelamin dan kanker, karena tujuanya untuk mencegah. Namun vaksin juga diperlukan walaupun Anda sudah terkena kutil kelamin, hal ini dilakukan untuk mencegah Anda terinfeksi HPV jenis lainya yang dapat menyebabkan kanker.

Vaksin HPV

Melakukan vaksin meski sudah terkena kutil kelamin menjadi pilihan bijak yang bisa Anda lakukan. Pasalnya ada sekitar 100 jenis virus Hpv, 60 jenis HPV penyebab kutil yang biasanya menginfeksi bagian-bagian tubuh seperti kaki dan tangan, sementara 40 lainnnya memicu munculnya kutil kelamin dan kanker serviks.

Saat ini terdapat dua jenis vaksin HPV yang telah terdistribusi di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Vaksin jenis bivalen dan kuadrivalen ini terbukti efektif untuk mencegah infeksi HPV, termasuk untuk mencegah kutil kelamin dan kanker serviks.

Vaksin Hpv diberikan 2 atau 3 kali sebelum seseorang mulai aktif secara seksual, yaitu mulai usia 10 sampai 18 tahun.

Penelitian menunjukkan bahwa pemberian vaksin pada usia yang dianjurkan dapat mengurangi risiko kutil kelamin dan kanker serviks hingga lebih dari 50 persen. Jika Anda belum mendapatkan vaksin Hpv di umur 18 tahun, sebaiknya segera lakukan vaksin Hpv sebelum usia 26 tahun.

Vaksin HPV umumnya hanya menimbulkan efek samping ringan, seperti nyeri pada area bekas suntikan, pusing, sakit kepala, serta flu ringan.

Tetap Lakukan Seks Dengan Aman


Vaksin merupakan pencegahan terbaik dari infeksi HPV, walaupun demikian Anda masih diminta untuk melakukan pencegahan lainya karena tidak ada jaminan setelah Anda melakukan vaksinasi Anda terbebas dari infeksi HPV.

Para ahli pun tidak mengetahui secara persis berapa lama vaksin HPV dapat berjalan dengan efektif. Namun, berdasarkan penelitian yang banyak dilakukan sejauh ini diketahui bahwa vaksin HPV bisa membantu melindungi Anda dalam jangka waktu sekitar lima tahun.

Di bawah ini beberapa langkah pencegahan lainya yang harus Anda lakukan, yaitu meliputi:
  • Jangan berganti-ganti pasangan dan setialah pada pasangan Anda.
  • Gunakan kondom tiap kali berhubungan seks. Meski tidak sepenuhnya efektif, langkah ini dapat mengurangi risiko penularan dan pencegahan PMS lainya.
  • Menjaga kebersihan organ intim Anda
  • Hindari berbagi pemakaian barang pribadi dan alat bantu seks, seperti seks toys, dll.

Selain itu penting bagi Anda wanita yang tekena kutil kelamin untuk menjalani tes Pap smear dan pemeriksaan panggul secara teratur. Pasalnya wanita yang terkena kutil kelamin berisiko terinfeksi HPV jenis lainnya, termasuk yang dapat menyebabkan kanker serviks.

Pengobatan Kutil Kelamin


Saat ini ada berbagai penanganan dan pengobatan untuk mengatasi kutil kelamin, mulai dengan pemberian obat - obatan yang diresepkan oleh dokter, tindakan operasi, dan menggunakan obat herbal.

Berikut ini kami rekomendasikan OBAT KUTIL KELAMIN DENATURE yang terbuat dari bahan herbal pilihan. Dimana beberapa kandungan obatnya sudah terbukti Ampuh merontokan kutil kelamin tanpa operasi. 

Obat kutil kelamin denature juga sudah terdaftar oleh BPOM dan MUI. Lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

OBAT KUTIL KELAMIN DE NATURE

3 Hari Rontok Tanpa Operasi

Obat Kutil Kelamin Denature

Jual Obat Kutil Kelamin Denature

Bisa COD (Bayar Ditempat)

"Pesan Sekarang Diskon 28 %"