Vaksin HPV adalah jenis vaksin yang berfungsi untuk mencegah infeksi virus HPV (human papillomavirus). Virus HPV dapat menyebabkan infeksi pada kulit, menimbulkan kutil kelamin, serta menyebabkan kanker serviks pada wanita. Dimana kutil kelamin sendiri disebabkan oleh Hpv tipe 6 dan 11, sedangkan kanker serviks disebabkan oleh Hpv tipe 16 dan 18.

Vaksin HPV Kutil Kelamin

Oleh karena tujuannya untuk mencegah, maka vaksin ini biasanya diberikan sebelum penyakit muncul dan menyerang tubuh Anda. Hingga saat ini, vaksin HPV diketahui dapat mengurangi risiko infeksi HPV, terutama di organ kelamin. Vaksin ini juga berperan penting dalam menurunkan jumlah kasus dan penyebaran kanker serviks.

Prosedur Pemberian Vaksin HPV


Vaksinasi HPV akan dilakukan sebanyak 2-3 kali. Vaksinasi yang dilakukan sebanyak 2 kali ditujukan kepada anak berusia 9-14 tahun. Rentang waktu antara suntikan pertama dan kedua adalah 6-12 bulan.

Sedangkan vaksinasi HPV yang dilakukan sebanyak 3 kali ditujukan kepada remaja dan dewasa berusia 15-26 tahun. Peserta vaksinasi HPV yang sistem imunnya terganggu juga dapat menjalani vaksinasi sebanyak 3 kali. Rentang waktu antara suntikan pertama dan kedua adalah 1-2 bulan. Sedangkan rentang waktu antara suntikan kedua dan ketiga adalah 6 bulan.

Anak-anak dan remaja perempuan akan diberi tahu kapan waktu vaksinasi HPV perlu dilakukan. Pemberitahuan ini biasanya disampaikan melalui sekolah atau oleh dokter. Bagi orang tua yang anak perempuannya sudah menjalani vaksinasi HPV dosis pertama, namun melewatkan dosis kedua, harus segera memberitahukan hal ini kepada dokter.

Setelah Pemberian Vaksin HPV


Setelah menerima vaksin, disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu selama 15 menit setelah penyuntikan. Tujuannya adalah untuk menghindari munculnya efek samping setelah penyuntikan, seperti pusing dan sakit kepala. Dokter akan memantau kondisi penerima vaksin hingga diperbolehkan untuk pulang.

Meskipun vaksinasi HPV dapat mencegah kanker serviks, penerima vaksinasi tetap disarankan untuk menjalani pap smear secara rutin sesuai jadwal yang direkomendasikan oleh dokter. Vaksinasi HPV sangat efektif dalam mencegah kanker serviks, namun perlu diingat bahwa prosedur ini tidak bisa mencegah infeksi menular seksual lainnya.

Risiko Pemberian Vaksin HPV


Vaksinasi HPV tergolong aman, dan jarang menimbulkan efek samping. Efek samping vaksinasi HPV dapat berupa:
  • Pusing
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Lemas
  • Pingsan
Segera temui dokter jika efek samping tersebut muncul, agar dapat diberikan penanganan secepatnya. Baca Juga: Apakah Kutil Kelamin Bisa Sembuh Total Tanpa Operasi

Bagaimana Jika Saya Sudah Terkena Kutil Kelamin


Langka terbaik setelah Anda terkena kutil kelamin yaitu dengan mendapatkan pengobatan yang tepat dan dukungan gaya hidup yang baik. Saat ini ada berbagai penanganan dan pengobatan untuk mengatasi kutil kelamin, mulai dengan pemberian obat - obatan yang diresepkan oleh dokter,  tindakan operasi, dan menggunakan obat herbal.

Berikut ini kami rekomendasikan OBAT KUTIL KELAMIN DENATURE yang terbuat dari bahan herbal pilihan. Dimana beberapa kandungan obatnya sudah terbukti Ampuh merontokan kutil kelamin tanpa operasi. 

Obat kutil kelamin denature juga sudah terdaftar oleh BPOM dan MUI. Lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

OBAT KUTIL KELAMIN DE NATURE

3 Hari Rontok Tanpa Operasi

Obat Kutil Kelamin Denature

Jual Obat Kutil Kelamin Denature

Bisa COD (Bayar Ditempat)

"Pesan Sekarang Diskon 28 %"