Kutil kelamin merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh virus Hpv tipe 6 dan 11, yang biasa ditandai dengan timbulnya benjolan seperti daging yang tumbuh secara tidak normal di sekitar area kelamin dan dubur.

Dalam beberapa kasus, kutil kelamin tumbuh sangat lembut dan tidak terdeteksi secara kasatmata. Meskipun kadang tidak terlihat, kutil kelamin tetap dapat menimbulkan sejumlah gejala, seperti gatal dan rasa tidak nyaman di area kelamin, sensasi seperti terbakar, serta nyeri dan perdarahan saat berhubungan intim.

Pada pria, kutil kelamin dapat tumbuh di sejumlah area, seperti:
  • Batang atau ujung penis
  • Kantung buah zakar
  • Selangkangan
  • Paha bagian atas
  • Sekitar atau di dalam anus.

Sedangkan pada wanita, kutil kelamin dapat tumbuh di:
  • Dinding vagina
  • Vulva (bagian luar vagina)
  • Daerah antara vagina dan anus (perineum)
  • Di dalam vagina atau di dalam anus
  • Leher rahim.

Selain timbul pada kelamin dan area di sekitarnya, kutil kelamin juga dapat tumbuh di lidah, bibir, mulut, dan tenggorokan. Kondisi ini biasanya terjadi akibat melakukan seks oral dengan orang yang terinfeksi kutil kelamin.

Obat Kutil Kelamin Tradisional

Ada berbagai metode pengobatan untuk menghilangkan kutil kelamin yang dapat Anda coba. Mulai dengan obat - obatan yang diresepkan oleh dokter, tindakan ablasi, dan secara tradisional. Dibawah ini cara menghilangkan kutil kelamin secara tradisional yang dapat Anda coba dirumah.

1. Cara Mengobati Kutil Kelamin Dengan Cuka Apel


Cuka apel bekerja dengan cara yang sama seperti obat resep yang menggunakan asam untuk mengobati kutil kelamin, yakni membakar dan perlahan-lahan merusak kulit yang terinfeksi kutil.

Kandungan asam asetat dalam cuka apel dapat membunuh berbagai jenis bakteri dan virus. Dampak iritasi dari asam mampu merangsang sistem imun untuk melawan kutil, ini menyebabkan kutil terlepas dari kulit normal dengan sendirinya.

Caranya:
  • Siapkan sari cuka apel, cotton ball dan perban.
  • Tuangkan sari cuka apel secukupnya
  • Rendam kapas dalam cuka apel, biarkan hingga benar - benar meresap
  • Lalu terapkan pada area yang terkena kutil, dan kemudian perban
  • Biarkan semalaman dan bilas dipagi harinya
  • Lakukan secara berkala setiap hari sebelum tidur untuk mendapatkan hasil yang maksimal

2. Cara Mengobati Kutil Kelamin Dengan Minyak Pohon Teh


Minyak pohon teh adalah minyak esensial yang telah ditemukan bermanfaat untuk mengobati berbagai kondisi kulit yang disebabkan oleh jamur, virus dan organisme lain termasuk kutil kelamin.

Anda dapat menggunakan setetes minyak pohon teh encer (campurkan satu tetes minyak teh dengan satu atau dua tetes minyak kelapa) dan oleskan langsung ke kutil.

Beberapa orang mungkin alergi terhadap minyak pohon teh, jadi uji dulu sedikit minyak pohon teh yang sudah diencerkan di lengan Anda. Jika tidak ada reaksi setelah 24 jam, seharusnya itu aman digunakan.

Minyak pohon teh dapat menyebabkan iritasi dan menyebabkan rasa terbakar atau radang yang mengurangi ukuran kutil. Jangan menggunakan minyak pohon teh untuk mengobati kutil di dalam vagina.

Anda perlu mengoleskan minyak teh berulang kali selama beberapa minggu. Hentikan penggunaan jika terlalu mengganggu.

4. Cara Mengobati Kutil Kelamin Dengan Kapur Sirih dan Kunyit


Kapur sirih atau yang memiliki nama industri kalsium hidroksida merupakan senyawa yang dibuat melalui campuran kalsium oksida dengan air. Hasil pencampuran dua zat tersebut menghasilkan serbuk putih atau senyawa kristal yang tidak berbau dan bersifat basa kuat.

Khasiat kapur sirih ternyata sudah dikenal sejak dahulu sebagai obat alami untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, salah satunya yaitu untuk membantu mengatasi penyakit kutil kelamin, Anda bisa mengkombinasikanya dengan kunyit.

"Jangan menggunakan ramuan ini untuk mengobati kutil yang tumbuh di dalam miss v"

Persiapan:
  • Kapur sirih secukupnya
  • Kunyit secukupnya

Penerapan:
  • Bersihkan area yang terkena kutil kelamin dengan air hangat, lalu keringkan dengan handuk
  • Parut kunyit secukupnya dan campurkan dengan kapur sirih sedikit saja
  • Aduk hingga merata, lalu oleskan pada area yang terkena kutil
  • Biarkan hingga kering selama 1 jam, lalu bersihkan dengan air hangat
  • Lakukan secara berkala 3 kali sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal

5. Cara Mengobati Kutil Kelamin Dengan Ramuan Teh Hijau


Teh hijau telah terbukti hampir sama efektifnya dengan obat tropikal medis untuk menghilangkan kutil kelamin. Teh hijau terkonsentrasi menjadi senyawa dalam salep yang disebut sinecatechins (Veregen), yang tersedia dengan resep dokter.

Anda juga dapat membeli ekstrak teh hijau dan menggunakannya di rumah dengan menambahkan satu atau dua tetes minyak kelapa dan mengoleskan pada area yang terkena kutil.

Baca Juga: Apakah Kutil Kelamin Bisa Sembuh Tanpa Operasi?

Selain beberapa cara di atas, terdapat juga OBAT KUTIL KELAMIN DENATURE yang terbuat dari bahan herbal pilihan. Dimana beberapa kandungan obatnya sudah terbukti Ampuh merontokan kutil kelamin tanpa operasi. 

Obat kutil kelamin denature juga sudah terdaftar oleh BPOM dan MUI. Lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

OBAT KUTIL KELAMIN DE NATURE

3 Hari Rontok Tanpa Operasi

Obat Kutil Kelamin Denature

Jual Obat Kutil Kelamin Denature

Bisa COD (Bayar Ditempat)

"Pesan Sekarang Diskon 28 %"


Dukungan Pola Makan dan Gaya Hidup


Menderita kutil kelamin mungkin membuat Anda stres, untuk membantu tubuh Anda sembuh lebih cepat, Anda harus menghentikan semua kebiasaan buruk seperti merokok atau pola makan yang tidak sehat seperti mengkonsumsi makanan olahan.

Beberapa menu makanan untuk dimasukkan ke dalam pola makan Anda meliputi:
  • Makanan kaya akan antioksidan (Blueberry, Ceri, Tomat, Paprika, dan Labu)
  • Sayuran berdaun gelap seperti bayam dan kangkung
  • Biji-bijian
  • Kacang almond
  • Kacang polong
  • Daging tanpa lemak
Makanan-makanan ini dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda dan membantu mengurangi resiko kutil kelamin kambuh setelah sembuh.

Makanan yang harus dihindari termasuk:
  • Segala kemungkinan alergi makanan (Susu, Kedelai, Jagung, Bahan tambahan makanan)
  • Makanan olahan seperti roti putih dan pasta
  • Daging merah
  • Makanan olahan dengan lemak trans
  • Kafein dan minuman jenis stimulan lainnya